Tingkatkan Pendidikan Anak Indonesia Lewat Donasi Pendidikan

Setiap anak berhak mendapatkan pendidikan yang layak hingga jenjang menengah atas. Namun faktanya, tidak semua anak seberuntung itu dalam hal pendidikan. Di Indonesia sendiri tingkat pendidikan masih terbilang cukup rendah, sehingga butuh kesadaran berbagai pihak melalui donasi pendidikan.

 

Pada tahun 2021, pendidikan di Indonesia menempati peringkat 54. Peringkat ini masih kalah unggul dari negara tetangga seperti Singapura yang menempati peringkat 21 dan Malaysia di peringkat 38.

 

Rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia bukan tanpa alasan. Tingginya angka putus sekolah di Indonesia menjadi salah satu penyebab utamanya. Rata-rata siswa yang putus sekolah dikarenakan masalah ekonomi.

 

Tak hanya itu, minimnya dukungan dari orang tua dan sulitnya akses menuju sekolah turut mempengaruhi tingkat pendidikan di Indonesia. Lantas, apa saja yang dapat dilakukan melalui situs donasi online untuk pendidikan anak-anak?

  • Lingkungan belajar yang mendukung

Melalui donasi di situs UNICEF, Anda turut menciptakan lingkungan belajar yang lebih berkualitas bagi anak-anak Indonesia, terutama yang berada di daerah terpinggirkan. 

 

  • Peningkatan kemampuan literasi

Selain kualitas pendidikan, minat baca di Indonesia pun masih rendah. Melalui donasi online UNICEF, Anda berperan aktif memberikan akses bahan bacaan bagi anak-anak untuk meningkatkan kemampuan literasinya.

  • Pelatihan untuk guru

Ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan sebuah negara, salah satunya adalah kualitas guru. Di Indonesia sendiri, jumlah guru yang bersertifikasi dan berkualitas tinggi masih terbilang minim. Melalui donasi online, UNICEF memberikan pelatihan kepada guru, pengembangan materi yang relevan, serta menggalakkan dukungan orang tua untuk pembelajaran anak.

 

  • Mendukung pengembangan model pendidikan

Meningkatkan kualitas pendidikan tidak cukup dengan pembekalan materi saja. Sebagai donatur di UNICEF, Anda turut mendukung pengembangan model pendidikan alternatif di jalur pendidikan non-formal.

  • Risiko kedaruratan

Banyak anak Indonesia yang ingin menyelesaikan pendidikannya hingga tingkat atas. Namun, faktor ekonomi hingga risiko kedaruratan akibat bencana kerap kali membuat mereka memendam impiannya. Melalui program pendekar anak UNICEF, Anda dapat membantu anak-anak Indonesia untuk terus melanjutkan pendidikannya dengan menanggulangi risiko yang kerap muncul setelah bencana alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *