Sempat Dikabarkan Hilang, 2 Korban Kapal Tenggelam di Rohil Riau Ditemukan Tak Bernyawa

Irzam (tekong) dan Muhaisin (ABK), warga Kepenghuluan Raja Bejamu Kuala, Kecamatan Sinaboi yang hilang saat kapalnya tenggelam akhirnya ditemukan, Senin (7/3/2022) siang. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Upaya pencarian korban dilakukan tim gabungan dari Basarnas, Pol Airud, TNI Polri, dan dibantu masyarakat setempat.

Lokasi kejadian terbilang jauh dari ibu kota kabupaten, yakni Bagan Siapiapi. Tangkahan Kuala Sei Nyamuk bagian paling pesisir dari Kepenghuluan Sei Nyamuk, tempat kapal bersandar untuk naik dan turun dari penumpang. Dari Bagan Siapiapi setidaknya lokasi ditempuh sekitar 1 setengah jam ,belum lagi dengan kondisi jalan yang cukup terjal.

Untuk dapat sampai ke lokasi juga harus menggunakan motor karena tidak seluruh jalannya bisa dilakukan dengan kendaraan roda empat. Posisinya yang berada di pesisir juga membuat sinyal sulit karena berada di pinggir laut. Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait waktu dan posisi ditemukannya kedua korban.

Diberitakan sebelumnya, kapal yang mengangkut 4 penumpang tenggelam saat tengah menarik tiang bubu di perairan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, Sabtu (5/3/2022) malam. Satu orang di antaranya selamat. Sementara seorang meninggal dunia, dan 2 lagi hilang. Proses pencarian terhadap kedua korban tengah dilakukan oleh tim SAR gabungan.

Kepala Basarnas Pekanbaru, Ishak menuturkan, peristiwa terjadi pada Sabtu (5/3/2022) malam. Kapal berisi 4 orang itu, berangkat dari Tangkahan Kuala Sungai Nyamuk menuju ke tiang bubu di perairan Alur Bagan, Kepulauan Raja Bejamu, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil. "Kapal mengalami kecelakaan dan tenggelam dengan POB (person on boat, red) saat menarik tiang bubu di Perairan Alur Bagan," ucapnya, Senin (7/3/2022).

Pihaknya yang menerima laporan langsung menerjunkan tim dari Unit Siaga Rohil ke lokasi. Pagi ini proses pencarian terhadap 2 korban yang belum ditemukan dilanjutkan kembali. Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian, selain personel Basarnas, ada pula dari Polairud, Angkatan Laut Sinaboi, dan nelayan Sungai Nyamuk.

Berikut data korban kapal tenggelam: 1. Atan (60 th), selamat 2. Nimrot Gultom (65 th), meninggal dunia

3. Irjam (46 th), dalam pencarian 4. Muhaisin (43 th), dalam pencarian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.