Polrestabes Medan Tembak Mati Buronan Kasus Penjambretan

Polrestabes Medan menembak mati buronan kasus penjambretan. Adapun pelaku jambret adalah Muhammad Dwiki Ariandi (25) warga Jalan M Yakub, Kecamatan Medan Perjuangan. Ia diamankan polisi setelah korbannya bernama Remudus Sinaga (54) warga Medan Helvetia, membuat laporan ke polisi.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Muhammad Firdaus menjelaskan, kejadian penjambretan terhadap korban terjadi pada Jumat (9/10/2020) silam. Ketika itu, korban sedang melintas di Jalan Gatot Subroto, tiba tiba ada dua unit sepeda motor dari arah belakang mendatanginya. Ia menjelaskan, para pelaku melakukan penganiayaan sehingga korban tersungkur ke jalan, dan langsung membawa lari tas korban.

"Atas kejadian itu, korban mengalami luka di bagian wajahnya, dan beberapa bagian tubuh lainnya. Korban juga kehilangan Handphone, dan surat penting lainnya, dan korban pun membuat laporan pengaduan kepada polisi," sebutnya. Firdaus menuturkan, setelah menerima laporan petugas pun langsung mengejar pelaku. Lantaran sulit didapat, akhirnya polisi pun menetap salah seorang pelaku bernama Muhammad Dwiki Ariandi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

"Dua pelaku lainnya bernama Muhammad Hadji dan Hendra Sani telah terlebih dahulu ditangkap. Kita terus mencari keberada satu pelaku ini," ucapnya. Lebih lanjut, ia mengatakan setelah lama mencari, akhirnya pihak kepolisian mendapatkan informasi keberadaan pelaku. Mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung mencari dan menemukan pelaku di kawasan Kecamatan Pancurbatu pada Jumat (25/2/2022) dini hari.

"Saat hendak dilakukan penangkapan, pelaku yang mengenali petugas langsung melarikan diri, menggunakan sepeda motor dan terjadi kejar kejaran," tuturnya. Firdaus menjelaskan, saat terjadi aksi kejar kejaran itu, petugas memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, namun tidak dihiraukan oleh pelaku. "Karena sudah terdesak, pelaku pun berhenti dan melakukan perlawanan kepada petugas, dengan mengibaskan pisau kearah petugas yang hampir mengenai petugas," ucapnya.

Mantan Kasat Reskrim Polresta Deliserdang ini menambahkan, petugas yang melihat tindakan pelaku yang membahayakan langsung menembak pelaku, dan mengenai bagian dada pelaku yang membuatnya roboh. "Petugas dilapangan langsung membawa pelaku ke rumah untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sampai di sana korban dinyatakan meninggal dunia," ujarnya. Firdaus menjelaskan, pelaku kerap melakukan aksi jambret di kawasan Kota Medan.

"Menurut keterangan dari dua orang rekannya yang juga merupakan residivis dan sudah ditahan terlebih dahulu, pelaku yang tewas ini sering melakukan jambret di beberapa lokasi," pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.